4 Langkah Mudah Budidaya Cabai di Rumah

Cabai dapat tumbuh di dataran tinggi maupun dataran rendah, untuk dataran rendah bisa ditanam pada ketinggian 0-1000 Mdpl, dan dapat ditanam hingga mencapai ketinggian 1400 Mdpl atau lebih. 18°C hingga 27°C merupakan suhu yang baik untuk pertumbuhan cabai. Cabai tidak menyukai curah hujan tinggi karena dapat membuat tanaman cabai terserang penyakit. Ada berbagai jenis cabai yang tersebar di dunia, antara lain cabai rawit, cabai merah keriting, paprika, dan masih banyak lagi.

Bagi sobat yang ingin membudidayakan cabai di rumah, berikut langkah-langkah budidaya cabai:

1.Pembibitan

Rendam benih cabai dengan larutan pupuk organik cair SNN  dengan dosis 2 cc/L selama kurang lebih 12 jam dan buang benih yang mengambang. Kemudian keringkan, dan gunakan tisu basah untuk media perkecambahan selama 3 hari. Semai pada media ayakan tanah yang diberi taburan pupuk oragnik padat SAN. Tunggu umur 14 HSS (hari setelah semai) ke polybag atau bedengan.

2. Penanaman (pindah tanam)

Siapkan polybag (alternatif bisa menggunakan barang bekas atau wadah bekas) yang diisi dengan tanah, arang sekam serta kompos dengan perbandingan 2:1:1. Kemudian, siram dengan pupuk organik padat SAN yang telah dilarutkan dengan air. Diamkan polybag selama 3 hari hingga siap ditanami bibit cabai.

Bila pekarangan memungkinkan untuk menanam di tanah, buat bedengan dengan lebar 20 cm, tinggi 30 hingga 40 cm dan jarak tanam untuk cabai sendiri adalah 60 cm x 70 cm. Tebar soil treatment dan dolomit, kemudian rapikan dan siram dengan pupuk organik padat SAN yang telah dilarutkan dengan air serta nutrisi buah. Tutup bedengan dengan mulsa, siram dan tanami bibit cabai.

3. Perawatan: pemupukan

Lakukan perawatan dengan penyulaman terhadap tanaman cabai yang mati setelah 7 hari tanam, dan lakukan penyiraman secukupnya. Pemupukan setiap 1 minggu sekali dengan pupuk organik SNN dengan dosis 2cc/liter disemprotkan ke tanaman. Gunakan juga Kalsigro-98 sebanyak 0,3 g/tanaman dengan jangka 2 minggu untuk memacu pertumbuhan bunga.

4. Panen

Masa panen dilakukan 75 HST hingga 85 HST, ketika cabai belum sepenuhnya berwarna merah. Cabai dipetik sekaligus dengan tangkai agar memperpanjang umur simpan, lakukan pemetikan pada pagi hari untuk menghindari penguapan yang berlebihan.

Langkah-langkah budidaya cabai memang terbilang mudah-mudah susah, tetapi dengan tekad yang kuat, sobat pasti bisa melakukan budidaya cabai. Jangan lupa juga untuk menggunakan pupuk dan nutrisi yang berkualitas agar mendapatkan produktivitas cabai yang tinggi. Selamat mencoba, sobat

Leave a Reply