5 Langkah Budidaya Strawberry di Polybag

Budidaya buah strawberry di halaman rumah dengan menggunakan polybag, caranya menanam sangat mudah, ikuti 5 langkah berikut

Strawberry merupakan buah kecil yang rasanya asam namun menyegarkan, buah tersebut merupakan buah herbal yang ditemukan pertama kali di benua Amerika. Kemudian buah ini menyebar ke daratan Eropa serta Asia. Buah ini dikonsumsi dengan berbagai macam olahan, baik itu susu, sirup, selai, maupun yang lainnya.

Buah strawberry dapat tumbuh menggunakan media tanam tanah liat berpasir, subur, gembur, dan banyak bahan organik. Serta, mendapatkan penyinaran matahari selama 8 hingga 10 jam per hari. Strawberry dapat tumbuh maksimal di ketinggian 1000 hingga 1500 mdpl dengan temperatur 17°C hingga 20° namun strawberry masih dapat tumbuh baik di dataran rendah.

Perbanyakan tanaman strawberry dapat dilakukan dengan perbanyakan generatif dan vegetatif. Perbanyakan secara generatif menggunakan biji dan perbanyakan vegetatif menggunakan mata sulur. Perbanyakan kali ini menggunakan sulur tanaman untuk mendapatkan tanaman strawberry yang sama dengan induknya.

Penanaman buah strawberry dapat dilakukan halaman rumah dengan menggunakan polybag, caranya untuk menanam juga sangat mudah, sobat bisa mengikuti langkah berikut :

  1. Pilihlah bibit tanaman strawberry yang terlihat sehat, baik bebas dari penyakit atau sebagainya. Tancapkan akar sulurnya yang masih menyambung dengan induk untuk ditanam dipot kecil selama -/+ seminggu sebelum dipisahkan dari tanaman induk.
  2. Kemudian tanaman strawberry dipindah tanam ke polybag yang telah berisi campuran tanah dengan pupuk kandang/kompos .
  3. Setelah itu, lakukan penanaman strawberry pada tengah lubang tanam, serta rapatkan media tanam yang berada disekitar akar.
  4. Lakukan penyiraman dan pemupukan secara rutin, disarankan pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk organik agar unsur hara lebih mudah untuk membentuk partikel ion yang mudah diserap oleh akar tanaman, baik pupuk organik padat maupun cair.
  5. Perawatan untuk buah strawberry harus dilakukan secara baik dan benar, dilakukan penyiraman secara insentif dilakukan secara rutin. Kemudian lakukan pemupukan secara rutin, disarankan pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk organik.

Apa saja ya pupuk organik ?

  1. Pupuk Padat Organik seperti SNN, dimana SNN mengandung 60 – 90 unsur makro, unsur mikro, zat perangsang tumbuh dan asam – asam organik yang dibutuhkan oleh tanaman, dimana bermanfaat untuk pemenuhan unsur hara jika tanaman mengalami kekurangan unsur hara. Dengan dosis pencampuran 10 liter air dengan 3 tutup botol pupuk SNN dapat membantu tanaman dalam memenuhi unsur hara dibutuhkan, jangan lupa memberikannya selama satu bulan sekali.
  2. Pupuk Cair Organik seperti SAN, SAN sangat berguna untuk memperbaiki dan menjaga kelestarian lingkungan hidup dimana struktur tanah menjadi lebih baik, pengunaan pupuk ini juga dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia. Dengan dosis pencampuran 10 liter air dengan 3 tutup botol SAN dapat membantu menjaga tanah agar tetap dalam kondisi yang baik.
  3. Jika ingin mendapatkan tumbuhan strawberry untuk berbuah secara banyak, dapat menggunakan bantuan zat perangsang tumbuh organik seperti HortinD, dimana HortinD dapat meningkatkan produktivitas tanaman, dimana HortinD disemprotkan pada bagian daun dan batang secara merata setiap dua minggu sekali, 1 cc untuk setiap 1 liter air dan peningkatan dosis sesuai umur tanaman.

Sangat mudah bukan untuk menanam buah strawberry ? Dengan pemilihan bibit dan pupuk organik yang berkualitas, dapat membantu dalam pertumbuhan buah strawberry. Hal ini dapat dilakukan dirumah dengan mudah, hanya tinggal memetik buah strawberry sobat bisa membuat jus maupun makanan dari buah tersebut, selain itu juga dapat dimakan secara langsung dan dapat memenuhi kebutuhan vitamin C dan vitamin K. Selamat mencoba sobat.

Leave a Reply