5 Langkah Mudah Budidaya Jambu Madu Deli di Pekarangan

Jambu merupakan buah yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia karena rasanya segar, manis, dan sedikit asam. Jambu madu deli merupakan buah yang berasal dari Taiwan dan menyebar ke Indonesia.

Buah ini dapat tumbuh di lingkungan tropis, baik tumbuh didataran rendah hingga dataran tinggi yang mencapai 1.000 Mdpl, dengan suhu optimal 18°C hingga 28°C. Tanah yang cocok untuk jambu adalah tanah yang subur, gembur dan banyak mengandung bahan organik dengan kondisi lahan yang datar.

Tanaman buah biasanya memiliki tinggi yang menjulang dan membutuhkan ruang tumbuh yang luas, sehingga akan menyulitkan apabila sobat tinggal diperkotaan. Sobat tidak perlu khawatir, karena budidaya jambu dapat dilakukan dirumah dengan menggunakan pot.

Berikut tahapan yang dapat dilakukan untuk menanam jambu madu deli dirumah :

  1. Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit jambu sangat menentukan untuk mendapatkan buah yang bagus dan sehat. Perbanyakan jambu madu deli biasanya dilakukan dengan cara vegetatif (cangkok), jambu madu deli yang dicangkok akan mempunyai sifat yang sama seperti induknya. Pilihlah bibit yang bebas dari penyakit yang ditandai dengan batang yang tidak berlubang. Bagaimana ya mencangkok buah jambu madu deli? Langkahnya sebagai berikut sobat :

  1. Cabang yang dipilih adalah cabang yang sehat, kemudian sayat bagian pangkal cabang secara melingkar dengan jarak keratan 3 cm hingga 5 cm.
  2. Lepaskan kulit cabang, kemudian kerik kambiumnya higga kering.
  3. Ikat pembalut cangkok pada bagian bawah. Letakkan media pada bidang sayatan dan padatkan hingga membentuk bulatan ± 6 cm.
  4. Bungkus media dengan plastik dan ikat ujung pembungkus dibagian ujung dan bagian tengah dari pembungkus cangkok serta buat lubang udara dibagian tengah.
  5. Diamkan bibit cangkokkan selama 1 hingga 3 bulan sampai akar tanaman muncul.
  6. Pindahkan bibit cangkok ke dalam pot yang sesuai dengan ukuran bibit cangkok.
  7. Rawat tanaman cangkok sebelum dipindahkan ke pot atau polybag yang cukup besar.
  • Persiapan Media Tanam

Media tanam yang digunakan merupakan pot yang disesuaikan dengan ukuran tanaman jambu. Isi pot dengan media tanam tanah dan pupuk kandang/kompos dengan rasio 1:1. Lubangi bagian bawah pot dan siram media tanam dengan air hingga jenuh, lalu diamkan selama 2-3 hari.

  • Penanaman

Masukkan bibit buah ke polybag, dengan menggunting polybag dan usahakan akar tanaman tidak terputus dari tanah yang berada di polybag. Masukkan bibit secara perlahan-lahan ke lubang tanam dan isi kembali pot dengan tanah dan pupuk organik SAN dengan rasio 1:1. Siram bibit menggunakan air hingga jenuh dan tempatkan tanaman di tempat yang teduh.

  • Perawatan
  1. Penyiraman

Penyiraman dilakukan 1 hingga 2 kali sehari, lakukan secara rutin di pagi dan sore hari menggunakan selang atau irigasi tetes yang sobat bisa buat secara kreatif menggunakan peralatan bekas.

  • Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan menggunakan pupuk cair SNN maupun pupuk padat SAN.

Pupuk organik cair SNN untuk membantu pertumbuhan vegetatif tanaman. Gunakan dosis 2 cc(satu tutup botol)/10 L air. Diberikan dua minggu sekali dengan dilarutkan dalam air dan siram ke tanaman.

Sedangkan pupuk organik padat SAN diberikan di awal untuk membenahi media tanam dan diberikan untuk susulan sesuai dengan umur tanaman. Dosis penggunaan pupuk organik padat SAN dapat dilakukan dengan dua cara yaitu melarutkan ke dalam air 2 sendok makan/10 L air dan ditaburkan ke tanaman.

  • Pemberian Nutrisi

Pemberian nutrisi Fruttagro setiap satu bulan sekali, dengan melarutkan kedalam air dan disirimkan pada sekeliling tanaman. Penggunaan Fruttagro disesuaikan dengan besar diameter batang tanaman, misalnya pada batang tanaman yang berukuran 2 – 5 cm penggunaan Fruttagro sebanyak 20 gr (2 sendok makan)

Selain nutrisi juga, berikan zat pengatur tumbuh organik HortinD dengan cara menyemprotkannya pada daun dan batang hingga merata setiap dua minggu sekali. Penggunaan HortinD dengan dosis 2 cc Hortind kedalam 1 liter air.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan pada tunas air untuk merangsang pembuahan, batang yang terlihat sakit juga dapat dipangkas agar penyakit tidak tersebar ke seluruh tanaman.

  • Pemanenan

Buah jambu dapat dipanen ketika sudah berumur 8-12 bulan dengan memotong tangkainya secara hati-hati karena kulit buah jambu yang tipis. Buah yang dipanen adalah buah yang sudah berubah warna dan ukuran buah yang tidak bertambah.

Buah jambu madu deli mempunyai kandungan air yang tinggi dan khasiat vitamin C yang tinggi sehingga bermanfaat bagi tubuh. Selain itu juga buah jambu madu deli ini menjadi buah yang istimewa karena buahnya yang tidak berbiji.

Demikian langkah-langkah yang dapat diikuti agar jambu madu deli dapat berbuah dipekarangan rumah. Jangan lupa juga memakai pupuk dan nutrisi yang berkualitas juga untuk mendapatkan buah yang sehat. Selamat mencoba dirumah, sobat!

Leave a Reply