Budidaya Daun Mint Hidroponik

Daun mint (Mentha cordifolia) merupakan salah satu tanaman yang dimanfaatkan sebagai aromaterapi, karena sifatnya dapat mengeluarkan aroma yang khas dan menenangkan. Aroma wangi daun mint disebabkan oleh adanya kandungan minyak atsiri berupa minyak menthol.

Teknik bercocok tanam secara hidroponik dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, dan dimana saja, syaratnya tanaman tersebut tidak boleh kekurangan nutrisi tanaman atau terkena air hujan, karena air hujan menyebabkan berkurangnya nutrisi.

Berikut langkah-langkah budidaya daun mint hidroponik dengan mudah:

  1. Larutkan Nutrisi A dan Nutrisi B masing-masing dilarutkan dalam 2 liter air, ambil wadah yang berbeda untuk menyimpan masing-masing larutan. Campurkan 40 ml nutrisi A dan 40 ml nutrisi B dalam 8 liter air (hampir menyentuh bibir wadah) agar tanaman dapat menyentuh air nutrisi. Larutan inilah yang menjadi makanan bagi tanaman.
  2. Potong Rockwool dengan bentuk kubus 2x2cm kemudian basahi untuk siap dipakai sebagai media tanam.
  3. Ambil bibit Daun Mint dengan cara mengambil tanaman indukan yang dewasa namun tidak terlalu tua, terlihat sehat, segar dan bebas hama dan penyakit. Potong tangkai batang mint sekitar 7 cm atau 3-5 ruas dari atas percabangan dengan menggunakan gunting / pisau. Daun yang terlalu lebat dapat dikurangi atau dihilangkan tujuannya untuk mengurangi terjadinya penguapan.
  4. Tancapkan bibit pada media tanam rockwool yang sudah dibasahi air. Selanjutnya masukkan bibit pada netpot yang sudah terpasang bersamaan dengan Styrofoam. Netpot dapat diganti dengan barang bekas seperti wadah minuman yakult maupun susu kemasan.
  5. Pastikan akar tanaman menyentuh air nutrisi agar tanaman mendapat supply makanan yang cukup. Apabila ada tanaman yang mati segera disulam dengan bibit daun mint baru
  6. Diamkan nampan selama 5-7 hari, muncullah akar dan tunas baru. Lakukan perawatan dengan menambahkan air nutrisi dengan mencapurkan 5ml nutrisi A dan 5ml nutrisi B dalam 1 liter air.
  7. Panen dilakukan sekitar 20-25 HST (hari setelah tanam) daun mint sudah siap untuk dipanen. Pangkas daun mint dengan menggunakan gunting dari ujung pangkalnya dengan ciri-ciri daun mint yang siap panen yaitu daunnya tumbuh lebat dan berwarna hijau tua.

NUTRISI HIDROPONIK

Nutrisi tanaman menjadi hal yang paling pokok dalam budidaya hidroponik karena dari nutrisi inilah tanaman dapat tumbuh subur. Nutrisi yang sering digunakan dalam hidroponik adalah nutrisi tanaman AB Mix, yang terdiri dari nutrisi A dan nutrisi B. Masing-masing nutrisi yang masih berupa bubuk dilarutkan dalam wadah yang berbeda, Nutrisi A dan Nutrisi B masing-masing dilarutkan dalam 2 liter air. Dosis penggunaan nutrisi A dan nutrisi B yang sudah dilarutkan ini adalah 5 ml nutrisi A dan 5 nutrisi B dalam 1 liter air.

Leave a Reply