Budidaya Jeruk dalam Pot

Buah jeruk menjadi sumber vitamin C yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Ada berbagai macam buah jeruk yang bisa ditanam dalam pot, antara lain jeruk nipis, jeruk keprok, jeruk siam dan Jeruk Nagami.

Buah jeruk pun memiliki syarat tumbuh, dimana buah jeruk dapat ditanam pada ketinggian 0 hingga 400 Mdpl, dengan suhu udara minimal 25°C hingga 30°C dan buah jeruk harus ditanam pada tempat terbuka agar mendapatkan cahaya matahari yang cukup supaya pertumbuhan dapat secara optimal.

Bagi sobat yang ingin membudidayakan jeruk namun memiliki keterbatasan lahan, jangan khawatir karena sekarang dapat melakukan budidaya dengan tabulampot (dalam pot). Untuk menanam jeruk dalam pot harus mempersiapkan alat serta bahan sebagai berikut :

  1. Pot dengan ukuran diameter 40 cm dan volume pot 40 liter.
  2. Tanah Humus dan sekam dengan perbandingan 3:1.
  3. Pupuk kandang dan pupuk NPK, serta Pupuk SAN.
  4. Pupuk SNN dan Pupuk Fruttagro
  5. Peralatan pertanian seperti sekop, sarun tangga, alat semprot dan ember.
  6. Bibit dari buah jeruknya.

Kemudian untuk penanamannya sendiri, sebagai berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk menanam Jeruk dalam Pot :

  1. Penanaman dilakukan dengan mencampurkan antara tanah humus dengan pupuk kandang serta sekam, dilakukan pencampuran agar mendapatkan tanah yang gembur dan gampang untuk ditanam. Pencampuran antara sekam dengan tanah dengan perbandingan 1:3
  2. Kemudian isi pot dengan media tanam, setelah itu semai benih di pot dan tutup kembali dengan media tanam. Kemudian berikan pupuk SAN yang berguna untuk memperbaiki kondisi tanah, menyediakan unsur hara yang penting bagi tanaman, dan membantu perkembangan mikroorganisme bagi tanaman. Gunakan dosis 2 sendok per 10 liter air.
  3. Bila sobat sudah memiliki bibit tanaman jeruk, maka tinggal pindah tanam ke pot yang telah disiapkan. Cara memindahkannya tanaman juga sangat mudah dengan cara membalik bibit jeruk lalu tangkap dengan telapak tangan dan masukkan dalam pot.
  4. Untuk perawatan buah jeruk, bisa dilakukan dengan cara menyiram tumbuhan tersebut selama 2 atau 3 hari sekali, selain itu juga dapat dilakukan pengendalian hama dengan penyemprotan pestisida jika hama sudah melewati ambang batas,
  5. Lakukan pemangkasan, pangkas tunas yang tumbuh pada batang bawah, ataupun ujung cabang yang memiliki tunas banyak, pangkas hingga menyisakan yang terbaik.
  6. Pemupukan pada buah jeruk dapat menggunakan pupuk organik maupun pupuk non-organik, ketika sudah 1 minggu setelah penanaman. Lakukan pemupukan dengan pupuk cair SNN dengan cara disemprotkan kepada seluruh tanaman untuk membantu pertumbuhan vegetatif (akar, batang dan daun). Serta menggunakan pupuk Fruttagro untuk memacu pertumbuhan bunga serta daun dan dapat dilakukan 1 bulan sekali.
  7. Untuk mengatasi kejenuhan pada media tanam, dapat diatasi dengan pemberian pupuk SAN untuk kembali menggemburkan dan menambah unsur hara padamedia tanam sehingga pertumbuhan tanaman kembali optimal.

Sangat mudah bukan sobat untuk menanam buah jeruk dalam pot ? Tunggu apalagi, mari menanam buah dalam pot, dan jangan lupa juga untuk menggunakan pupuk organik terbaik agar buah terbebas dari bahan kimia dan produktivitas buah menjadi tinggi.

Leave a Reply