Budidaya Mangga di Pekarangan

Ada berbagai macam jenis mangga mulai dari aromanis, madu, golek, mangga apel dan berbagai jenis mangga dengan rasa yang berbeda-beda. Buah mangga dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan musim kering selama 3 bulan. Apabila ditanam pada di daerah basah akan menyebabkan mangga terserang hama dan penyakit.

Saat ini buah mangga sudah dapat dibudidayakan di pekarangan rumah baik menggunakan pot ataupun dibuat lahan khusus untuk buah tersebut. Perawatan yang rutin terhadap buah ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas dan produksi dari buah mangga.

Bagaimana ya berkebun buah mangga agar tumbuh dipekarangan rumah? Mari ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pembibitan

Bibit mangga dapat diperbanyak dengan perbanyakan seperti cangkok ataupun okulasi. Budidaya mangga dalam pot pilih bibit yang mempunyai sifat gampang berbuah. Masyarakat pada umumnya menggunakan teknik cangkok untuk mendapatkan buah mangga yang mirip dengan indukannya. Bagaimana ya teknik mencangkok buah mangga?

  1. Pilihlah batang pohon yang tidak terlalu tua ataupun muda.
  2. Iris batang tersebut dengan menggunakan pisau dengan panjang kurang lebih 10 cm.
  3. Bersihkan kambium yang terdapat dibatang, dengan cara mengeriknya hingga kering.
  4. Jika ada getah yang masih menempel pada batang, biarkan terlebih dahulu hingga kering.
  5. Balut bagian batang yang sudah diiris dengan menggunakan tanah, pastikan tertutup sempurna.
  6. Bungkus sayatan pada batang dengan menggunakan plastik dan ikat dengan tali hingga kencang.
  7. Siram hasil sayatan secara rutin dan diamkan. Akar akan tumbuh setelah 3 hingga 4 bulan.
  8. Tanam batang cangkok pada polybag hingga tumbuh ranting dan daun. Kemudikan pindah ke media tanam yang lain.
  9. Persiapan Media Tanam

Persiapkan pot yang ukuran diameternya cukup besar, 50 cm hingga 60 cm. Lakukan pencampuran antara tanah yang subur dengan pupuk padat SAN dengan rasio 1:1. Setelah teraduk rata, siram dan diamkan. Pilih pot yang mempunyai lubang untuk drainase air. Bagian bawah pot juga dapat diisi dengan batu-batu berukuran sedang yang bertujuan untuk menahan media tanam agar tidak terbawa air apabila disiram.

2. Penanaman

Setelah mempersiapkan pot, pindahkan bibit mangga hasil cangkokkan ke pot. Buka polybag hasil cangkokkan dengan mengguntingnya, kemudian tarik tanaman hasil cangkok dengan hati-hati, usahakan akarnya tidak terputus. Tanam batang pohon mangga tepat ditengah pot, dan isi kembali dengan tanah hingga menutupi akar tanaman. Lakukan penyiraman secara rutin, dan jangan sampai tergenang. Taruh pot pada tempat teduh agar muncul tunas yang baru.

3. Perawatan

Perawatan pohon mangga menjadi kunci agar pohon mangga dapat tumbuh secara sehat dan menghasilkan buah yang berkualitas. Perawatan yang dilakukan antara lain:

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman secara rutin pada sore hari. Usahakan penyiraman yang dilakukan tidak mengenangkan air agar pohon mangga tidak terserang penyakit maupun hama.

  • Pemupukan

Pemupukan dilakukan pada saat tanaman masih muda dengan pupuk organik padat dan pupuk makro yang lain dengan dosis 1 sendok makan yang dilarutkan pada air. Pemupukan dilakukan 3 bulan sekali. Penggunaan pupuk cair SNN dilakukan setiap 2 minggu sekali dengan mencampurkan air dan disemprotkan ke pohon mangga. Gunakan juga pupuk Fruttagro setiap satu bulan sekali, dengan melarutkan kedalam air dan disirimkan pada sekeliling tanaman.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk membuang batang ataupun daun yang terserang penyakit agar tidak menyebar ke bagian tanaman yang lainnya.

4. Panen

Mangga yang dipanen merupakan mangga yang telah berubah warna dari hijau muda menjadi hijau tua. Buah mangga akan berbunga pada umur 3 hingga 4 tahun. Petik buah mangga secara hati-hati agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

Buah mangga yang matang merupakan buah meja yang banyak digemari. Mangga yang muda dapat diawetkan dengan kadar gula tinggi menjadi manisan baik dalam bentuk basah atau kering.

Demikian langkah-langkah yang dapat diikuti agar buah mangga dapat berbuah dipekarangan rumah. Jangan lupa juga memakai pupuk dan nutrisi yang berkualitas juga untuk mendapatkan buah yang sehat dan juga berkualitas. Selamat menanam mangga dirumah, sobat!

Leave a Reply