Budidaya Jambu Madu Deli

Tanaman jambu madu Deli merupakan salah satu varietas unggulan asal Sumatera Utara. Jambu ini memiliki tingkat rasa manis yang tinggi walaupun usia kematangan buah baru 20-30%. Varietas ini tergolong dalam keluarga Myrtaceae dan nama botaninya adalah Syzygium aqueum. Berbeda dengan buah jambu air pada umumnya, jambu madu deli memiliki ukuran yang sangat besar. Rasa dari buah jambu ini juga sangat manis semanis madu, sehingga tidak heran bahwa jambu ini memiliki julukan jambu madu.

Pembibitan

Dalam proses perbanyakan tanaman jambu madu deli, dapat dilakukan dengan cara mencangkok. Tanaman jambu madu deli yang dicangkok akan memiliki sifat yang sama persis dengan pohon induknya. Hal tersebut disebabkan karena pada saat proses pencangkokan akar tanaman akan tumbuh ketika masih berada di pohon induknya. Langkah-langkah dalam mencangkok jambu madu deli sebagai berikut :

  1. Pilih cabang yang telah memenuhi syarat, yaitu batang nya besar, subur, lurus, dan tidak terlalu tua.
  2. Sayatlah pada bagian pangkal cabang yang terpilih secara melingkar dengan jarak antar keratan 3-5 centimeter.
  3. Lepaskan kulit cabang bidang keratan yang sudah ditentukan dan kerik kambiumnya hingga kering.
  4. Ikat pembalut cangkok pada bagian bawah. Letakkan media pada bidang sayatan sambal dipadatkan membentuk bulatan ± 6 centimeter.
  1. Bungkus media dengan sabut kelapa atau lembaran plastik lalu ikat ujung pembungkus dibagian ujung keratan. Ikat bagian tengah pembungkus cangkok dan buat lubang lubang kecil pada pembungkus cangkok tersebut.
  2. Biarkan bibit cangkokan tumbuh pada pohon induk sekitar 1,5-3,5 bulan hingga akar tanaman muncul. Dan potong batang cabang tempat bidang cangkokan.
  3. Pindahkan bibit cangkok tersebut kedalam pot yang sesuai dengan ukuran bibit cangkok. Isi polybag dengan media tanah dan pupuk organik padat (1:1) hingga setengah pot sambal membuang sebagian daun dan ranting.
  4. Pelihara bibit cangkok selama satu bulan hingga bibit cukup kuat dan pindahkan ke pot yang lebih besar atau kebun.

Penanaman

Menanam jambu madu deli dapat dilakukan dengan teknik tabulapot karena cara ini tidak memerlukan lahan yang luas. Pohon yang dihasilkan dengan cara ini akan lebih pendek sehingga memudahkan dalam proses pemeliharaan tanaman. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam proses penanaman yaitu :

  1. Menyiapkan bibit jambu madu deli yang akan ditanam. Sebelum ditanam bibit disiram terlebih dahulu agar tanah dalam polibag tidak hancur.
  2. Masukkan bibit secara perlahan kedalam pot, kemudian pot diisi dengan media tanam tanah dan pupuk organik padat dengan perbandingan 1:1.
  3. Menyiram bibit yang sudah ditanam dengan air sampai jenuh.

Pemeliharaan

Pemeliharaan yang teratur dapat meningkatkan produktivitas dari tanaman jambu madu deli. Pemeliharaan yang dilakukan meliputi :

  1. Penyiraman. Penyiraman dilakukan rutin dua kali sehari, pagi dan sore. Penyiraman dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan sistem irigasi tetes.
  1. Penyiangan. Penyiangan yang dilakukan adalah membersihkan rumput atau gulma yang ada di sekitar tanaman jambu madu deli, agar tidak terjadi persaingan nutrisi antara tanaman utama dengan gulma.
  1. Penangulangan hama dan penyakit. Memberikan insektisida secara teratur kepada tanaman jambu madu deli sesuai dengan dosis yang dibutuhkan tanaman.
  2. Pemangkasan. Pemangkasan pada tanaman jambu mad deli bertujuan untuk pertumbuhan pokok, mengurangi serangan hama dan memudahkan dalam proses pemeliharaan tanaman.

Pemupukan

Pemupukan menggunakan pupuk organik padat, pupuk organik cair, zat pengatur tumbuh organik, dan nutrisi buah organik. Adapun fungsi dan dosis pada tanaman Jambu Madu Deli dari masing-masing yaitu :

  • Pupuk Organik Padat. Penggunaan pupuk organik padat menyesuaikan dengan umur dari tanaman. Untuk  aplikasi pada tanaman dapat dilakukan dengan cara dilarutkan dalam air kemudian disiramkan atau digemborkan secara merata. Keterangan dosis ditunjukan dalam tabel berikut:

  • Pupuk Organik Cair. Penggunaan pupuk organik cair yaitu diberikan dua minggu sekali dan diberikan dengan cara disiramkan pada tanaman. Untuk dosis penggunaan yaitu 3 tutup botol pupuk organik cair dilarutkan dalam 10 liter air disiramkan pada tanaman.
  • Zat Pengatur Tumbuh Organik. Penggunaan zat pengatur tumbuh organik yaitu dengan cara disemprotkan larutan pada daun dan batang sampai merata setiap dua minggu sekali. Peningkatan dosis disesuaikan dengan umur tanaman, Untuk dosis penggunaan yaitu larutkan zat pengatur tumbuh organik dalam air sebanyak 1 cc setiap satu liter air.
  • Nutrisi Buah Organik. Penggunaan nutrisi buah organik setiap satu bulan sekali. Larutkan pupuk ke dalam air secukupnya, sehingga dapat disiramkan di sekeliling batang tanaman. Untuk tanaman yang tanah kurang baik, lakukan pemupukan setiap 2 minggu sekali selama 6 bulan atau sampai tanaman menunjukkan perkembangan yang baik. Setelah itu lakukan pemupukan setiap 1 bulan sekali. Untuk dosis disesuaikan dengan diameter batang, seperti yang ditunjukan dalam tabel berikut:

Panen

Tanaman jambu madu deli dapat dipanen ketika berumur kira-kira 14 bulan. Buah yang dipanen harus memiliki ciri-ciri fisiologis seperti, warna kehijauan yang pekat dan sedikit kemerahan disalah satu sisinya.

Sumber Pustaka

Suadino. Panduan Menanam Jambu Air Madu Deli. http://imansuadinoto.blogspot.com/2012/04/panduan-menanam-jambu-madu    hijau.html. (diakses 28 Juli 2018).

Leave a Reply