Budidaya Tanaman Parsley

Parsley adalah tanaman herba yang memiliki tinggi rata-rata 10-30cm, namun bisa juga mencapai hingga 1meter. Tanaman ini dikenal sebagai herba atau garnish (penghias menu makanan) dan bumbu masakan. Di Indonesia tanaman ini juga dikenal dengan nama peterseli. Tanaman yang merupakan keluarga dekat wortel maupun seledri ini memiliki daun yang beraroma segar. Tanaman ini baik tumbuh pada tanah yang subur kaya mikroorganisme penyubur tanaman, serta memerlukan cahaya matahari penuh.

Penyiapan Bibit

Parsley ditanam melalui benih atau dengan tanaman muda. Perlakuan benih dengan merendam benih dengan pupuk organik cair 2 cc/liter selama 12 jam, tiriskan benih dan kering anginkan, benih siap di tebar pada media tanam. Media tanam berupa campuran kompos : arang sekam : tanah dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Campur media tanam sampai homogen dan tambahkan Soil treatment 5 sdm per 10 liter media campuran, pupuk organik padat 1 sdm per 10 liter media campuran, kemudian campur sampai merata dan media tanam siap digunakan.

Penanaman di pot atau nampan

Masukkan media tanam yang telah diterapi pada pot/polybag, siram media tanam dengan air secukupnya, campur benih dengan abu atau pasir (benih yang kecil). Tanam benih ke dalam pot atau polybag sedalam ½ cm dan tutup kembali dengan media tanam.

Pemeliharaan bibit dengan pengecekan kelembaban tanah dan kebutuhan air, pengecekan hama dan penyakit, serta penyemprotan dengan zat pengatur tumbuh. Pemupukan berupa pemberian pupuk makro   2 sdm dan pupuk cair organik 3 tutup dilarutkan dalam 2 liter air, diamkan semalam, siramkan untuk 10 pot (tanaman) dengan media tanam 3 – 5 liter media tanam. Interval pemupukan seminggu sekali, penyiangan dilakukan jika pada media pot tumbuh gulma. Penggemburan tanah perlu di lakukan jika media tanam terlalu padat.

Panen

Umur panen binual dan pemanenan bisa dengan memanen daun, akar ataupun minyak atsiri dari biji.

Leave a Reply