Budidaya Tanaman Thyme

Tanaman thyme merupakan jenis tanaman yang terdiri dari 350 spesies serta memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Thyme menjadi rempah-rempah yang sangat popular diberbagai belahan dinia. Penggunaan thyme dapat direbus, dijadikan salad, sebagai sayuran, sup dll.

Thyme sangat umum digunakan sebagai obat alami untuk berbagai jenis penyakit. Tanaman thyme dapat dikonsumsi sebagai teh, dijadikan salad, sebagai sayuran, sup dll. Teh thyme baik untuk mengatasi sakit pada pencernaan dan mengatasi gejala demam. Biasanya tanaman ini banyak diemukan di Eropa, Afrika Utara dan Asia.

Thyme juga dimanfaatkan sebagai bumbu khas masakan di berbagai negara seperti negara-negara Arab, Perancis, Turki, Spanyol, Perancis, untuk berbagai jenis masakan terutama daging. Thyme memperkuat rasa pada sup dan kaldu. Thyme sendiri dikenal sejak jaman Yunani kuno, sebagai alat mandi dan membakarnya sebagai dupa di kuil-kuil untuk membangkitkan keberanian. Bangsa Mesir pada jaman dahulu menggunakannya pula sebagai salah satu tumbuhan dalam proses mumifikasi.

 Penyiapan Bibit

Thyme ditanam melalui benih atau dengan stek. Perlakuan benih dengan merendam benih dengan Pupuk Organik Cair 2 cc/liter selama 12 jam, tiriskan benih dan kering anginkan, benih siap di tebar pada media tanam. Media tanam berupa campuran kompos : arang sekam : tanah dengan perbandingan 1:1:1. Campur media tanam sampai homogen dan tambahkan pembenah tanah 5 sdm per 10 liter media campuran, Pupuk Organik Padat 1 sdm per 10 liter media campuran, kemudian campur sampai merata dan media tanam siap digunakan.

Penanaman di pot atau nampan

Masukkan media tanam pada pot/polybag, siram media tanam dengan air secukupnya, campur benih dengan abu atau pasir (benih yang kecil). Tanam benih ke dalam pot atau polybag sedalam ½ cm dan tutup kembali dengan media tanam.

Pemeliharaan bibit dengan pengecekan kelembaban tanah dan kebutuhan air, pengecekan hama dan penyakit, serta penyemprotan dengan Zat Pengatur Tumbuh. Pemupukan berupa pemberian pupuk makro 2 sdm dan Pupuk Organik Cair 3 tutup dilarutkan dalam 2 liter air, diamkan semalam, siramkan untuk 10 pot (tanaman) dengan media tanam 3 – 5 liter media tanam. Interval pemupukan seminggu sekali, penyiangan dilakukan jika pada media pot tumbuh gulma. Penggemburan tanah perlu di lakukan jika media tanam terlalu padat. Thyme termasuk tanaman yang cukup tahan kering sehingga tidak memerlukan banyak penyiraman.

Panen

Potong batang thyme dengan gunting apabila akan digunakan.

Leave a Reply