Budidaya Tomat di Rumah agar Berbuah Lebat

Tomat termasuk jenis buah yang sering dimasukkan dalam golongan sayuran. Buah tomat tumbuh baik didataran tinggi maupun rendah pada ketinggian 100 hingga 2000 Mdpl, dengan suhu udara pada kisaran 18°C hingga 27°C. Pada umumnya tomat dibudidayakan oleh petani di lahan yang luas namun kini life style berkebun di rumah mulai merambah ke berbagai kalangan. Lahan pekarangan identik sempit bahkan beberapa rumah di perkotaan tidak memiliki lahan berkebun sama sekali.

Meskipun sobat memiliki keterbatasan lahan, jangan khawatir karena sekarang budidaya tomat dapat dilakukan di rumah dengan menggunakan pot maupun polybag. Ikuti langkah-langkah berikut agar tomat dapat tumbuh di pekarangan rumah.

  1. Pembibitan

Rendam benih di larutan pupuk organik cair SNN dengan dosis 2 cc/L selama kurang lebih 12 jam. Buang benih yang mengambang dan ambil benih yang tenggelamkemudian tempatkan pada tisu basah sebagai media perkecambahan selama 3 hari.

2. Semai Benih

Media semai menggunakan campuran antara tanah yang sudah di ayak dan pasir, dengan rasio 2:1. Semaikan benih tomat di atas papan semai yang sudah terisi media, lakukan penyemprotan pada benih yang sudah ditanam di polybag menggunakan pupuk organik cair SNN dengan dosis 2 cc/L dan siram pada umur 7, 14, dan 21 HSS (hari setelah semai).

3. Pindah Tanam

Siapkan polybag yang sudah diisi dengan tanah, arang sekam serta kompos dengan perbandingan 2:1:1. Kemudian, siram dengan pupuk organik padat SAN yang telah dilarutkan dengan air. Pindahkan tanaman tomat dari media persemaian ke media tanam. Karena akar tanaman tomat masih belum kuat dan rentan mengalami kerusakan, cabut tanaman tomat dari media persemaian dengan hati-hati. Atur kedalaman lubang tanam sesuai dengan panjang akar yang telah tercabut dari media persemaian.

5. Perawatan

Perawatan merupakan hal penting dalam suatu budidaya tanaman. Tanaman tomat yang sudah mati dapat dilakukan penyulaman apabila umur tanaman kurang dari 7 hari setelah tanam (HST). Kemudian, lakukan penyemprotan menggunakan pupuk organik cair SNN dengan dosis 2 cc/L ketika umur tanaman mencapai 7 hari, 17 hari dan pemupukan penyusulan pada umur 21 hari. Pemasangan ajir dilakukan agar mencegah tanaman tomat tidak roboh. Lakukan penyiraman, penyiangan gulma serta pengendalian hama dan penyakit secara rutin sesuai dengan kondisi lapang.

6. Pemanenan

Pemanenan buah dilakukan setelah 3 bulan penanaman. Buah tomat yang siap dipanen adalah buah yang berubah warna dari hijau ke kuning-kuningan dengan batang yang menguning. Pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari ketika matahari bersinar tidak terlalu terik.

Sangat mudah bukan sobat untuk menanam tomat di rumah? Tunggu apa lagi. Mari menanam tomat dalam pot dan jangan lupa untuk menggunakan pupuk organik terbaik dari Indmira agar buah terbebas dari bahan kimia dan produktivitas tomat menjadi tinggi. Selamat mencoba, sobat.

Leave a Reply