Budidaya Ubi Cilembu di Rumah dengan Mudah

Ubi Cilembu merupakan jenis karbohidrat alternatif untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Rasanya cenderung lebih manis dari pada jenis ubi lain dengan tekstur daging yang lembut. Komoditas umbi-umbian mempunyai peran yang sangat penting dalam diversifikasi pangan karena mengandung karbohidrat. Tak jarang ubi dijadikan sebagai makanan pengganti nasi karena memiliki kadungan karbohidrat yang tinggi. Ubi cilembu mempunyai cita rasa yang manis seperti madu sehingga dapat disebut ubi madu.

Ubi cilembu tidak cocok ditanam di daerah yang mempunyai iklim dingin karena dapat menurunkan produktivitas. Suhu yang optimal bagi ubi cilembu adalah 21°C hingga 27°C. tanaman ubi juga memerlukan sinar matahari penuh setiap hari dengan lama penyinaran 11 jam hingga 12 jam.

Ubi Cilembu saat ini dapat ditanam di pekarangan rumah dengan perawatan yang benar. Penanaman dan perawatan yang mudah menjadikan masyarakat gemar untuk menanam ubi-ubian memanfaatkan pekarangan rumah. Langkah-langkah yang dapat dilakukan agar tanaman ubi tumbuh antara lain:

  1. Pembibitan

Penyiapan bibit ubi cilembu dapat dilakukan dengan dua cara yaitu generatif dan vegetatif. Cara generatif jarang digunakan karena membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh. Masyarakat Indonesia lebih menggunakan cara vegetatif dengan stek batang. Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk stek batang antara lain:

  1. Ambil calon indukan dengan umur diatas 2 bulan.
  2. Potong batang tanaman dengan panjang 15 cm hingga 25 cm.
  3. Papas daun untuk mengurangi penguapan.
  4. Ikat batang yang telah distek dan biarkan selama 1 minggu di tempat teduh.
  5. Persiapan Media Tanam

Persiapkan tempat untuk menanam yang sudah diisikan campuran tanah dan sekam dengan perbandingan 1:1. Siram media tanam hingga jenuh dan diamkan. Area yang digunakan untuk menanam pastikan yang terpapar sinar matahari penuh selama 1 minggu sebelum menanam ubi cilembu. Sebelum melakukan penanaman siram media tanam menggunakan pupuk SAN dengan dosis 2 sendok makan/ liter.

2. Penanaman

Pindahkan bibit tanam yang sudah mulai tumbuh banyak tunas. Sebelum dilakukan pemindahan, siram terlebih dahulu media tanam kemudian pindahkan bibit secara hati-hati dari polybag usahakan hasil stek batang dari tanaman ubi tidak luka saat pemindahan. Letakkan tanaman ubi ditempat yang terkena sinar matahari langsung.

3. Perawatan

Perawatan yang sesuai akan membantu ubi tumbuh secara sehat dan berkualitas. Perawatan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Penyulaman Tanaman

Penyulaman dilakukan apabila terdapat ubi yang mati maupun terkena penyakit dan hama. Biasanya dilakukan 2 – 3 minggu setelah penanaman. Cabut bibit yang mati, kemudian ganti dengan bibit yang baru. Bibit untuk menyulam tanaman ditanam terlebih dahulu ditempat yang teduh.

  • Pemupukan

Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk cair SNN dengan mencampurkan pupuk dengan air bersih, kemudian semprotkan atau kocorkan pupuk pada sekitar tanaman. Lakukan pemupukan ketika ubi mulai berumur 14 hari hingga 4 bulan selama 10 hari sekali.

  • Penyiraman

Siram tanaman pada pagi hari, lakukan secara rutin. Usahakan menyiram air tanpa membuat tanaman ubi tergenang karena akan membuat tanaman ubi menjadi busuk.

4. Panen

Ubi cilembu dapat dipanen pada umur 4 hingga 5 bulan setelah tanam. Usahakan memanen ubi secara hati-hati karena permukaan kulit ubi rentan dengan goresan dapat terjadi luka.

Demikian langkah-langkah yang dapat diikuti agar ubi cilembu dapat tumbuh sehat di pekarangan rumah. Jangan lupa juga memakai pupuk dan nutrisi yang berkualitas juga untuk mendapatkan ubi cilembu yang sehat serta berkualitas. Selamat bertani dirumah, sobat!