Budidaya Vanili

Tanaman vanili (Vanilla planifolia) menjadi salah satu tanaman rempah yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Bahkan pada tahun 90-an vanili sempat menjadi emas hijau lantaran keuntungan yang dihasilkan terbilang fantastis. Tanaman yang terkenal dengan julukan Java Vanilla Beans di Pasar Internasional  ini berasal dari Negara Meksiko. Kemudian mulai berkembang pesat ke Indonesia tepatnya daerah Garut dan Banten Jawa Barat, lalu ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tanaman penyedap makanan ini ternyata tidak hanya berfungsi sebagai penguat rasa dan aroma namun juga berkhasiat untuk kesehatan. Kandungan antioksidannya mampu membuat fungsi otak lebih tajam. Vanili juga berfungsi meredakan stress, menjaga kesehatan syaraf dan membantu otak lebih rileks. Bau khas tanaman ini seperti aroma terapi yang membantu melegakan pikiran. Selain itu untuk ibu hamil, dengan menyesap beberapa tetes ekstrak vanili, dapat mengurangi rasa mual.

Pembibitan

Vanili bisa diperbanyak secara generatif dan vegetatif. Namun, perbanyakan vegetatif lebih sering diterapkan karena sangat mudah yaitu melalui penyetekan sulur.Berikut ini langkah-langkah penyetekan:

  • Sulur yang digunakan 7 buku (1 meter) atau 1-3 buku (harus disemai hingga memiliki 5-7 buku). Diambil dari indukan yang belum pernah berbuah, pada pertengahan musim hujan.
  • Untuk memperoleh stek kualitas baik, perlu memotong pucuk sulur 20 cm. Setelah 4-6 minggu lakukan pengambilan sulur, ketika tunas-tunas tidur mulai aktif dan tampak menonjol di ketiak daun.
  • Sebelum disemai, stek dicuci bersih dengan air mengalir untuk menghilangkan lendir pada ujung stek dan kotoran yang menempel.
  • Untuk mencegah penyakit busuk batang, larutan fungisida berbahan aktif mancozeb diberikan selama 10 menit dengan dosis 1 gr/liter.
  • Stek dihamparkan di tempat teduh dan lembab selama 2 hari, agar bekas luka di ujung sulur kering dan tidak mudah terinfeksi jamur.

Pengolahan Lahan

Kali ini penanaman stek vanili tidak membutuhkan pengolahan lahan, karena vanili ditanam secara vertikultur. Media tanam yang digunakan yaitu campuran dari akar pakis : cocopeat : sekam bakar dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Ketiga media tersebut direndam dalam larutan nutrisi buah 100 gram/50 liter selama 24 jam. Tiriskan media tanam kemudian kering anginkan. Media tanam siap digunakan.

Penanaman

Jika pada umumnya vanili ditanam setelah menanam pohon panjat yang berumur 6-9 bulan, lain halnya dengan tips budidaya ala Jurus Tani. Jurus Tani membudidayakan vanili pada konstruksi pot yang telah dilengkapi tiang untuk rambatan, sehingga tidak perlu menanam pohon panjat terlebih dahulu. Stek vanili ditanam secara melengkung, dengan kedua ujung tanaman berada pada permukaan tanah. Ujung atas sulur dirambatkan pada tiang konstruksi pot.

dsc05493
1.1. Penanaman secara melengkung dalam tanah
dsc05495
1.2. Teknik Penanaman Vanili
dsc05494
1.3. Perambatan ujung atas sulur pada konstruksi pot (rambatan)

Pemeliharaan

Vanili tidak tahan terhadap kekeringan, sehingga penyiraman intensif harus dilakukan saat musim kemarau. Semprot tanaman dengan pupuk organik cair dosis 2 cc/liter, setiap 7 hari sekali. Pemberian jamur  Gliocladium sp juga diaplikasikan pada media tanam setiap satu bulan sekali dengan dosis 2 gr/liter. Pemberian mikroorganisme ini berfungsi untuk menekan pertumbuhan patogen dalam tanah, sekaligus sebagai penyedia bahan organik bagi tanaman. Pemupukan dilakukan setelah tanaman tumbuh tunas dan akar. Vanili  akan mengeluarkan sulur setelah berumur satu bulan. Sulur yang tidak menempel pada tiang rambatan diikat agar lebih cepat melekat. Selama proses budidaya, perlu dilakukannya pemangkasan pada sulur vanili. Pemangkasan bertujuan untuk menghasilkan sulur-sulur baru. Pemangkasan pertama bisa dilakukan saat panjangnya mencapai 80 cm, pemangkasan kedua pada saat mencapai 150 cm. Untuk pertumbuhan bunga, dirangsang denga  memangkas 2-3 ruas pucuk. Dilakukan 2-4 bulan sebelum musim pembungaan. Pemangkasan selanjutnya dilakukan setelah panen pada sulur yang pernah berbuah.

dsc05524
1.4. Penyemprotan Pupuk Organik Cair
setek-lada
1.5. Pemangkasan sulur vanili

Pemanenan

Vanili  siap dipanen pada saat umur 8-9 bulan setelah penyerbukan. Dengan ciri-ciri warna hijau pada buah mulai memudar dan ujung polong mulai menguning tetapi belum pecah. Pemanenan dilakukan dengan cara memangkas menggunakan gunting agar tandan buah tidak rusak. Vanili harus dipanen dalam kondisi yang tepat, jika terlalu muda atau terlalu tua akan menyebabkan penurunan kualitas.

10 Comments

  1. ahmad tahir tarang
    ahmad tahir tarang

    maju untuk menguji batas kemampuan.

  2. ahmad tahir tarang
    ahmad tahir tarang

    petani yang hebat adalah yang sering gagal dan terus mencoba

    • Betul Sekali, Sobat dan terus belajar. Jangan menutup diri dengan pengembangan teknologi pertanian yang tepat guna ^^

  3. belajar dan terus belajar. trimakasih ilmunya.

  4. Dear Bapak/Ibu,
    Saya ingin menanyakan cara tanam vanilli dengan metode cocopeat

    • Untuk informasi lebih lanjut mengenai hal itu dapat menghubungi staff agronomi kami di no.whatApps +62 852-6543-7504. Terima kasih.

  5. boleh minta no hp (wa)?
    sy pengin konsultasi, mau tanam vanili. Makasih.
    M.Thoriq

Leave a Reply