Cara Budidaya Bit di Perkarangan Rumah

Bit termasuk dalam kategori umbi-umbian yang berwarna merah, di Indonesia sering disebut dengan buat bit walaupun berasal dari umbi. Tanaman bit memang kurang familiar karena bit memang belum banyak dikenal oleh masyarakat layaknya selada atau sayuran lainnya.

Bit bukan hanya untuk dikonsumsi sehari-hari saja, namun dapat dikonsumsi sebagai obat yang dapat mencegah beberapa penyakit dan membersihkan tubuh dari kotoran atau toxic. Walaupun jarang ditemui bukan berarti Bit tidak bisa dibudidayakan di rumah. Berikut langkah – langkah budidaya bit:

  1. Penyemaian

Menanam umbi bit dapat menggunakan benih. Benih bisa didapatkan di toko pertanian terdekat dan pastikan benih yang didapatkan dalam kondisi baik. Persemaian dilakukan dalam kotak pembenihan (tray), dengan media tanam menggunakan campuran tanah, sekam padi, dan kompos dengan rasio 1:1:1.

 Setelah itu, siram media tanam dengan nutrisi tanah alami SAN yang berfungsi memenuhi unsur makro dan mikro dengan dosis 2 sendok makan/ 10 liter air. Buatlah lubang sedalam 1 cm dan letakkan benih pada lubang tersebut lalu tutup dengan tanah. Siram air secukupnya setiap hari hingga sekitar berumur 14 hari dan bibit siap dipindah tanamkan.

2. Pindah Tanam

Menanam umbi bit bisa dilakukan di polybag/pot (ukuran 25-30 cm) atau bahkan sepetak lahan dengan menggunakan media sekam dan pupuk kompos dengan perbandingan satu banding satu dengan mengisikannya ¾ bagian pot/polybag. Setelah itu sobat bisa menambahkan nutrisi pada media tanam menggunakan nutrisi alami untuk tanah SAN. Buat lubang pada bagian tengah pot lalu pindahkan bibit tanaman bit. Setelah dipindahkan, tutup kembali menggunakan tanah.

3. Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman meliputi penyiraman, penyiangan dan pemupukan. Dalam berbudidaya tanaman bit diperlukan penjarangan. Sobat dapat melakukan penjarangan ketika berusia 3-4 minggu. Tanaman yang sudah membentuk 2-3 tunas, tunas yang lemah sebaiknya dicabut saja agar tidak mengganggu tanaman atau tunas yang kuat.

Sedangkan pada usia tanaman 4-5 bulan rumput akan sering muncul. Adanya rumput akan mengganggu tumbuhnya umbi dalam tanah dan umbi bit akan kekurangan nutrisi. Ada baiknya Sobat melakukan penyiangan.

Pemberian nutrisi juga merupakan hal yang sangat penting dalam memenuhi fase pertumbuhan tanaman. Pupuk yang digunakan bisa menggunakan pupuk cair organik SNN yang berfungsi memacu pertumbuhan akar, batang baru, dan daun ( warna daun, tebal/ lebar daun). Pemberian SNN dengan dosis 2 cc/liter dan diaplikasikan 1 kali seminggu hingga masa panen tiba.

4. Panen

Pemanenan umbi bit dilakukan pada usia 2-3 bulan. Jangan terlambat dalam memanen umbi bit, karena jika terlambat umbi bit akan menjadi keras dan berkayu. Cara memanen umbi bit yaitu dengan mencabutnya hingga umbinya keluar, dan jangan memotong bagian batangnya agar mengurangi proses penguapan dan umbi akan tetap bagus dan segar.

Buah bit yang kaya manfaat ini dapat diolah menjadi berbagai makanan dan minuman seperti salad, juice atau smoothie, keripik dan bit panggang. Demikian langkah berbudidaya bit di rumah, selamat mencoba!

Leave a Reply