Cara Menanam Melon di Pekarang & Berbuah Manis

Buah melon merupakan buahan yang berasal dari famili Cucurbitaceae. Buah melon sering dikonsumsi sebagai hidangan penutup, campuran es buah maupun dimakan secara langsung. Dagingnya yang halus dan lunak serta mengandung air menjadikan melon dikonsumsi ketika beraktivitas.

Buah melon dapat tumbuh baik pada ketinggian 300 hingga 900 Mdpl, dengan suhu udara yang optimal 25°C hingga 30°C. Pada masa pertumbuhan, buah melon memerlukan sinar matahari yang cukup.

Buah melon memang belum lazim dibudidayakan di pekarangan rumah, namun bukan berarti tidak bisa. Dengan hadirnya tanaman melon di pekarangan rumah tidak hanya memenuhi kebutuhan buah, namun juga dapat menghadirkan ruang hijau di rumah.

Bagaimana ya menanam buah melon di rumah? Mari ikuti langkah-langkah berikut agar melon dapat berbuah dirumah sobat.

  1. Persemaian

Dapatkan benih melon di toko-toko pertanian terdekat kemudian lakukan perkecambahan benih/biji. Untuk mempercepat perkecambahan, benih dapat direndam dalam air hangat terlebih dahulu dalam air selama 4 hingga 6 jam. Kemudian ambil benih kualitas baik ditandai dengan tenggelam di dasar dan letakkan pada tisu selama 3-7 hari untuk memasuki masa germinasi sebelum disemai pada media

Untuk media semai dapat menggunakan tray semai yang sudah diisi campuran tanah dan pupuk kandang dengan rasio 1:1. Tanam benih, dan siram selama 2 hari sekali. Hindarkan dari paparan cahaya matahari langsung.

2. Media Tanam

Bibit melon siap pindah tanam pada usia 20 hari setalah semai atau ketika telah terbentuk 2 daun utama. Gunakan polybag dengan diameter 40 cm yang diisi media tanam tanah, pupuk kandang/kompos, dan sekam dengan rasio 2:1:1. Satu polybag diisi dengan satu tanaman melon. Sebelum memindahkan bibit, siram terlebih dahulu pot ataupun polybag pertumbuhan. Pindahkan secara hati-hati dan tanam bibit tepat ditengah pot, lakukan pemindahan pada pagi atau sore hari.

3. Perawatan

Perawatan melon dapat dilakukan dengan memperhatikan pemasangan ajir, pemupukan, penyiraman dan pemangkasan sebagai berikut:

  • Pemasangan Ajir

Pemasangan ajir dilakukan ketika tanaman sudah merambat, ajir ditancapkan pada media pertumbuhan dari kayu dengan panjang yang disesuaikan dengan tinggi tanaman.

  • Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan ketika tanaman sudah memasuki 7, 21, 35, 49 dan 63 HST dengan menggunakan:

Pupuk NPK dengan dosis 120kg/ha pada 7, 21, 35 hst.

Ditambah dengan pupuk KNO3 25 kg/ha pada 49 dan 63 hst.

Pemberian hortind dosis 2ml/liter disemprotkan pada 7, 21, 35 hst.

Memasuki fase generatif penyemprotan diganti menggunakan Fruttagro dengan dosis 2gr/lite disemprotkan pada 35, 49, 63 hst.

Pemberian Kalsigro dilakukan hanya pada 45 hst dengan dosis 5gr/tanaman untuk menguatkan dinding seluler pada tanaman

  • Penyiraman

Penyiraman dilakukan secara secukupnya, tidak perlu berlebihan karena dapat mengganggu pertumbuhan dari buah melon.

  • Pemangkasan

Pemangkasan cabang lateral sangat penting karena mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Pemangkasan dilakukan setiap hari karena pertumbuhan cabang dari buah melon sangat cepat. Pemeliharaan cabang lateral sebagai tempat munculnya buah melon dipelihara pada ruas ke 7-15. Selain pada ruas tersebut, pemangkasan dilakukan pada pucuk cabang utama dilakukan pada ruas ke 35.

4. Pemanenan

Pemanenan buah melon dapat dilakukan setelah 60-70 hari tanam dengan ciri-ciri terdapat retakan pada kulit buah, mengeluarkan bau yang khas dan warna yang berubah.

Demikian langkah-langkah yang dapat diikuti agar buah melon dapat tumbuh dengan baik dipekarang rumah. Jangan lupa juga memakai pupuk dan nutrisi yang berkualitas juga untuk mendapatkan buah melon yang enak juga sehat. Selamat berkebun dirumah, sobat!

Leave a Reply