Panduan Budidaya Jahe di Rumah

Tanaman jahe termasuk dalam tanaman rimpang yang memiliki berbagai kandungan aktif yang berfungsi untuk anti inflamasi dan antioksidan. Banyaknya manfaat dan kegunaan dari tanaman jahe membuat tingkat konsumi jahe menjadi tinggi.

Masa budidaya jahe cukup lama yaitu 10-12 bulan untuk siap dipanen rimpangnya. Waktu penanaman jahe yang ideal adalah di awal musim penghujan, yakni sekitar bulan September atau Oktober, karena jahe yang baru saja ditanam memerlukan air yang cukup untuk masa pertumbuhan.

Berbagai manfaat jahe dapat sobat dapatkan dengan menanam jahe dirumah. Berikut cara budidayanya yang mudah:

  1. Pembibitan jahe

Pilih bibit jahe yang sehat dan tidak terkena hama penyakit dan tidak ada bagian yang rusak atau busuk. Rendam rimpang jahe ke dalam larutan fungisida selama 1-5 menit lalu keringangkan. Peram jahe dalam kain atau taruh tempat lembab selama 1-2 minggu hingga keluar mata tunasnya yang artinya bibit siap untuk ditanam.

2. Mempersiapkan Media Tanam

Siapkan media tanam berupa sekam, tanah dan kompos dalam wadah tanam berupa pot ukuran 50 cm. Berikan 4 sendok pupuk SAN Tanaman tiap pot hingga tercampur rata untuk menambahkan unsur hara pada tanah.

3. Teknik Penanaman Jahe

Buatlah lubang tanaman dengan kedalaman sekitar 3,5-8 cm kemudian masukkan 2 tunas rimpang jahe untuk setiap pot.

Pastikan tunas menghadap ke atas. Tutupi dengan tanah dan padatkan namun jangan sampai menutup bagian mata tunasnya.

Siram secukupnya dan amati selama satu minggu, apabila terdapat tunas yang tidak tumbuh dan membusuk bisa segera dilakukan penyulaman.

4. Perawatan dan Pemupukan

Penyiraman

Lakukan penyiraman 1-2 kali sehari pada pagi dan sore hari sesuaikan dengan kondisi cuaca.

Pemupukan

Setelah pemupukan pertama saat tanaman berusia satu bulan, pemupukan tanaman jahe dilakukan setiap dua bulan sekali. Kali ini sobat bisa menggunakan pupuk cair organik SNN dengan dosis 2cc / liter.

Penyiangan & Penggemburan

Penyiangan gulma dan rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman jahe menjaga agar unsur hara tidak terambil oleh gulma. Penggemburan dilakukan untuk perputaran udara serta air yang baik

5. Panen

Tibalah waktu panen jahe sobat. Pemanenan tanaman jahe dapat disesuaikan dengan tujuan penggunaannya. Jika jahe akan digunakan sebagai bumbu dapur atau konsumsi pribadi, maka sobat bisa memanen jahe yang berusia 4 bulan dengan mematahkan rimpang sesuai kebutuhan. Sedang jahe berkualitas yang mungkin akan di jual, masa panen yang pas adalah ketika usianya 1 tahun. Ciri-cirinya yaitu daun telah berubah menjadi kekuningan dan mengering pada bagian atang juga.

Begitulah sobat cara budidaya tanaman jahe dirumah, semoga bisa bermanfaat dan berhasil ya. Selamat mencoba sobat!

Leave a Reply