Pesnab: Marah atau Ramah Lingkungan

Seiring pertumbuhan zaman dan peningkatan efek rumah kaca, penduduk bumi dituntut untuk ramah lingkungan. Seperti menggenggam filosofi ‘Back to Nature’ yang memiliki makna kembali kepada alam. Di sini manusia dituntut untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Salah satunya penggunaan pestisida alami atau nabati untuk pengendalian hama pada tanaman. Pestisida nabati (Pesnab) dapat digambarkan sebagai pestisida yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan atau alam.

Hal ini diperkuat berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 39/Permentan/SR.330/7/2015 tentang Pendaftaran Pestisida. Pada Bab III Klasifikasi, Pasal 5, ayat 3 menyatakan pestisida alami sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, merupakan Pestisida yang berbahan aktif berupa bahan-bahan alami yang berasal dari makhluk hidup atau mineral.

Pesnab bersifat ‘Pukul dan Lari’ (Hit and Run) saat digunakan. Ia mampu membunuh hama saat itu juga. Setelah hama mati maka residunya akan hilang di alam. Berikut beberapa keunggulan dan kekurangan dari pesnab:

Keunggulan

  • Mudah terurai di alam (Ramah lingkungan).
  • Aman bagi manusia dan ternak dikarenakan residu yang dihasilkan mudah hilang.
  • Mampu mengendalikan hama atau penyakit pada tanaman seperti ekstrak dari daun papaya, biji mahoni, dan lain sebagainya.
  • Bahan yang digunakan murah, mudah didapatkan, dan bisa dibuat sendiri.
  • Menggantikan pestisida sintesis atau kimiawi yang mahal harganya.
  • Dosis yang digunakan tidak terlalu beresiko
  • Tidak membuat kebal pada serangga

Kekurangan

  • Daya kerja pesnab relatif lambat karena tidak membunuh sasaran hama atau penyakit secara langsung.
  • Tidak tahan sinar matahari.
  • Tidak tahan disimpan
  • Kadang-kadang pesnab harus disemprotkan berulang-ulang.

Penulis            : Tri Umi Asni

Rujukan         :

https://kalteng.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/publikasi-mainmenu-47-47/teknologi/332-pestisida-nabati-pembuatan-dan-manfaat13

https://kalteng.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/publikasi-mainmenu-47-47/artikel/56-pengendalian-hama-tanaman-menggunakan-pestisida-nabati-ramah-lingkungan

http://perundangan.pertanian.go.id/admin/file/Permentan%2039-2015%20Pendaftaran%20Pestisida.pdf

http://sumsel.litbang.pertanian.go.id/BPTPSUMSEL/berita-cara-mudah-membuat-pestisida-nabati.html#ixzz4wfdHsVSW

Leave a Reply