Sirsak Sang Pahlawan Pakchoy

Pakcoy (Brassica rapa subsp. chinensis) merupakan tanaman segar dambaan ibu-ibu dapur. Selain segar, tanaman ini memiliki beberapa khasiat bagi tubuh. Tak heran jika selalu ada saja peminat tanaman sayuran pakchoy. Terlebih lagi iklim tropis negara Indonesia yang mendukung tanaman ini untuk tumbuh subur. Namun, lagi-lagi permasalahan dalam budidaya tanaman ini tak bisa lepas dari hama dan penyakit.

Salah satu hama penting yang sering menyerang tanaman pakchoy adalah ulat daun (Fam. Pyralidae). Serangan hama ini mendadak atau secara tiba-tiba namun dalam jumlah sangat banyak. Ia juga dapat menghilang dengan cepat. Sehingga menimbulkan kerugian bagi petani.  Untuk mengatasi serangan hama tersebut dapat menggunakan pestisida nabati (pesnab) yang ramah lingkungan yaitu menggunakan daun sirsak.

Sirsak mudah sekali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Daun sirsak juga dapat digunakan sebagai bahan pesnab untuk mengendalikan hama aphis, ulat, ulat tritip (Plutella xylostella), lalat buah, dan kumbang labu merah. Penggunaan daun sirsak selain berasal dari alam, juga dapat meminimalisir pengeluaran biaya. Berikut cara mengendalikan hama ulat daun menggunakan pesnab daun sirsak:

Cara Pembuatan:

Rebus 500 gram daun sirsak ke dalam 1-2 liter air sampai mendidih. Sisahkan air seperempatnya. Saring sisa larutan tersebut, lalu dicampur dengan 10-15 liter air.  Larutan ini sudah bisa disemprotkan pada hama tanaman.

Aplikasi:

Semprotkan larutan pada hama tanaman. Untuk 1 m2 gunakan 0,5-0,75 gram daun sirsak segar.

Penulis            : Tri Umi Asni

Rujukan         :

 http://sumsel.litbang.pertanian.go.id/BPTPSUMSEL/berita-cara-mudah-membuat-pestisida-nabati.html#ixzz4wfdHsVSW

Leave a Reply