Tak Perlu Pusing Hadapi Wereng

Memasuki musim kemarau, petani dibuat was-was terhadap serangan hama pada tanaman. Salah satu hama yang sering menyerang lahan pertanian adalah wereng cokelat. Total luas tanah yang terserang hama wereng di Indonesia dari Januari hingga Juli 2017 mencapai 67.749 hektar. Sementara, lahan puso (gagal panen) yang diakibatkan wereng seluas 746,71 hektar. Jumlah tersebut Berdasarkan data Ditjen Tanaman Pangan yang diolah dari hasil pengamatan pihak internal maupun petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) di daerah,

Wereng Cokelat termasuk hama penting. Pernyataan tersebut terbukti seringkali membuat petani mengalami gagal panen. Mencegah hal tersebut, sebaiknya perlu dilakukan tindakan sebelum terjadi serangan wereng cokelat lebih banyak. Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan pemberian pestisida nabati.

Pestisida nabati merupakan pestisida terbuat dari bahan atau bagian tanaman seperti akar, daun, batang, dan buah. Keunggulan pestisida nabati ini murah dan mudah dibuat, aman terhadap lingkungan, tidak menyebabkan keracunan pada tanaman, serta tidak menyebabkan perubahan sifat hama. Selain itu, pestisida nabati juga bersifat mudah terurai di alam dan tidak menyisakan residu berbahaya. Hal ini menjadikan pestisida nabati relatif lebih aman bagi manusia.

Pembuatan pestisida nabati untuk pengendalian wereng cokelat lumayan sederhana. Pertama kali yang perlu dipersiapkan adalah bahan, yakni sebagai berikut:

  • Daun Sirsak             ½ kg
  • Rimpang Jaringao 1 genggam
  • Bawang Putih 20 siung
  • Air 20 liter
  • Sabun cair 100 ml

Cara Pembuatan

Bawang Putih, Rimpang Jaringao, dan Daun Sirsak ditumbuk sampai halus. Lalu, campurkan sabun cair sebanyak 100 ml. Aduk hingga merata. Setelah bahan tercampur, tambahkan air sebanyak 20 liter. Aduk kembali hingga merata. Sebaiknya saat mengaduk dilakukan secara perlahan untuk menghidari keluarnya busa. Hal itu dikarenakan jika keluar busa akan mempersulit saat pengadukan. Setelah semua bahan tercampur atau teraduk rata, simpan minimal 2-3 hari dari setelah waktu pembuatan. Setelah penyimpanan Selma 2-3 hari, lakukan penyaringan agar mempermudah saat pemakaian.

Dosis Aplikasi Pemberian Pestisida Nabati

Campurkan 1 liter pestisida nabati ke dalam 14 liter air. Aduk hingga pestisida nabati dan air tercampur. Jika sudah tercampur atau teraduk rata, pestisida nabati siap disemprotkan atau digunakan.

Leave a Reply